Wisata pantai di Bali memang tak pernah ada habisnya, itu karena pulau Bali tak seluas pulau Kalimantan. Jadinya geser sedikit ya pantai lagi pantai lagi. 
Buat kalian yang sering melancong ke Bali, pasti bosen kan sama destinasi pantai yang itu lagi itu lagi.
Di Tabanan ada yang lagi hits nih gaes, Pantai Kedungu - the next of Tanah Lot.



the next of tana lot

Bali memang surganya wisata pantai, karena geser dikit ketemu pantai lagi pantai lagi.

Selain punya pantai Kuta, Tanah Lot tentunya bukan hal asing lagi jika membahas destinasi wisata pantai di Bali.

Tanah Lot merupakan tempat wisata yang berada di kabupaten Tabanan - Bali.
Soal keindahannya memang tak bisa disangkal, karena daya tarik Pura di tengah lautnya itu benar-benar tak terbantahkan dan mampu menjadi icon yang Bali banget.

Sayangnya, beberapa kali saya kesana selalu tidak berjodoh untuk menengok langsung ke area Pura.
Seringnya karena pas air laut sedang naik, jadi akses menuju ke Pura pun terlalu berbahaya untuk dilalui. Dan sekalinya akses ke Pura dibuka untuk umum, ehh antrian terlalu mengular, batal lagi deh.

Konon, sunset di tanah lot ini paling cantik lho di Bali, bisa jadi itu juga salah satu alasan kenapa banyak rombongan wisatawan domestik cenderung mampir ke pantai ini pada sore hari sebelum akhirnya meninggalkan Bali pada malam harinya.

Etapi buat yang sudah bosen sama destinasi pantai mainstream di Bali, ada pantai yang sunsetnya tak kalah membius nih, karena lokasinya pun masih sederet dengan Tanah Lot.
Namanya Pantai Kedungu.


pantai kedungu


Pantai Kedungu

Nama Pantai Kedungu mungkin belum begitu familiar bagi pelancong dari luar pulau Bali, bahkan yang dari Bali sendiri pun banyak yang belum mengetahui keberadaan pantai ini.

Meski begitu, belakangan namanya sudah mulai menggaung melalui berbagai postingan di sosial media.

Sehari setelah kegiatan Nyepi kemarin, kami; saya dan keluarga nyempetin sambang ke pantai ini, kebetulan lokasinya juga tak jauh dari tempat tinggal kami. 

Selain mumpung hawanya masih terasa liburan, yang pasti saya pilih pantai ini karena kepo sudah melandai saya sejak kapan lalu.






Cuaca yang cukup cerah sore itu, sepanjang perjalanan saya sudah berharap bakalan nemu moment “Happy Sunset” di pantai ini. 
Dengan bayangan tingkat pengunjung yang tak terlalu banyak juga, saya sudah menyiapkan beberapa pose ciamik dengan topi fedora bekas melancong ke Jatim Park tiga tahun silam, ehhe.


topi fedora
Fedora pose, photo taken by anak lanang


Jujur sih ya, untuk sampai ke pantai ini kami beberapa kali sempat merasa salah jalan dan harus putar balik. Kebetulan kami memang memilih lewat jalan tembusan dari belakang rumah. Karena bayangan kami, pantai Kedungu itu deket sini aja dari rumah kami.

Ehh lhadalah, tibaknya oh ternyata, beneran sebelahan sama Tanah Lot, mayan juga jadinya, bhahaha. dengan jalan yang berlenggak-lenggok itu butuh setidaknya hampir setengah jam perjalanan dari rumah kami.


Ada apa sih di Pantai Kedungu?

Yang jelas ya ada pantai nya.

Berbeda dengan pantai di kawasan Kuta hingga Uluwatu dan Nusa Dua, kebanyakan pantai di wilayah Tabanan adalah pantai berpasir hitam yang lembut.


tebing pantai
photo taken by anak lanang


Dengan pasir hitam itu pula, tebing-tebing di sekitaran pantai disini pun berwarna hitam, tak seperti tebing-tebing di pantai sekitaran Uluwatu yang memang putih seperti berkapur.

Seperti halnya Tanah Lot, pemandangan tebing-tebing bebatuan hitam di pantai Kedungu ini juga menyuguhkan pesona yang tak kalah cantik. 
Dengan sentuhan kreatifitas yang tepat, saya percaya pantai ini bakalan bisa menakjubkan layaknya pantai pandawa yang belakangan naik daun.

Sayangnya untuk saat ini, pemerintah setempat belum menggarapnya dengan serius.

Sebagian area pantai dengan bebatuan kecil dan besar juga tak kalah cantik dan bisa menjadi spot foto yang menarik, pun terbukti dengan banyaknya kaum milenial yang saat itu berswafoto di area ini.


Kebetulan pas kami kesana memang bertepatan pasca hari raya Nyepi, dimana sebagian besar warga Bali memiliki kebiasaan unik, yaitu plesir ke pantai pasca hari raya keagamaan mereka.






Padahal bayangan saya tadinya, pantai nggak seramai ini, selesai pepotoan bakalan duduk manis sambil nyeruput apa gitu menunggu detik-detik sun down yang cantik.

Sayangnya, dengan pengunjung yang sebejibun itu, semua lapak-lapak pada penuh dan pantai telah dipenuhi dengan warga sekitar yang tumpah ruah menikmati semilirnya angin pantai. 
Beberapa anak-anak pun tampak seru bermain air, dan sebagian lagi sibuk bermain pasir.

Sekedar info saja ya, kebanyakan pantai di wilayah Tabanan memiliki ombak yang cukup garang, namun di pantai Kedungu ini kita masih memungkinkan untuk mandi atau bermain air di pantai.
Itu karena ombak di pantai ini lebih selow daripada pantai-pantai lainnya semisal Tanah Lot.

Namun tetap harus memperhatikan tinggi ombak ya gaes, karena jarak batas amannya tidak terlalu jauh. 


Saya ngapain?

Ya sesuai angan-angan pose topi fedora tadi, tetap cuek bebek berpose yang dipotograperi sama anak lanang.

sunset pose
sun down pose, photo taken by anak lanang


Batal Happy Sunset

Selesai acara pepotoan, si bapak ngajakin pulang.

Hlahh pak,
Sunset pak sunset!

“kemaleman ntar” kata si bapak.

Si emak langsung cek jam digital di henpon.
06.30 PM, sedangkan waktu matahari tenggelam atau maghrib 06.39 PM.

Ye elah beb, bentar lagi sunset.

Dannnn, matahari tertutup awan, jedyanggggg!


sunset berawan
sejumpil sinar tertutup awan


Baiklah, emak motoin langit berawan dengan sejumpil sinar senja yang hanya mengintip tipis-tipis itu saja.

Lalu mari pulang!

Gitu doang?

No worries! next time kita mampir kesini lagi insyaaAllah.


Fasilitas

Oiya, buat yang suka mandi di pantai atau main air, disini sudah tersedian kamar mandi umum ya dear. Jadi bisa bilas dan ganti baju.

Untuk urusan parkir juga nggak usah khawatir lagi, karena lahan parkirnya sudah disiapkan untuk menampung banyak kendaraan meskipun belum seluas parkiran di Tanah Lot sih.

Di dekat area parkir motor sudah bertengger beberapa lapak kios pedagang, mulai dari makanan dan minuman hingga surfing service. Beberapa pedagang asongan yang nampak dadakan pun tampak ikut mengantri rezeki disaat pengunjung ramai seperti ini.


parkiran motor
parkiran motor dan kios pedagang makanan

toilet pantai
toilet umum



Tiket Masuk

Untuk sementara, tiket masuk ke area pantai Kedungu ini belum dipungut alias GRATIS! 
Pengunjung hanya ditarik biaya parkir senilai 2 hingga 5 ribu rupiah saja, yang bakal ditarik oleh pecalang yang menjaga wilayah setempat sebelum kita memasuki wilayah pantai.

Murah khan?



Lokasi

Dari arah mana saja, jika sudah berada di simpang patung bung Karno Kediri - Tabanan (jalur by pass), pilih ke arah menuju Tanah Lot. Ikuti jalan dan ambil jalan lurus saja. 
Atau bisa cek di Google Map, klik disini Lokasi Pantai Kedungu.




Gimana, kapan mau ikutan pose fedora dan pose sun down kayak saya? ehhe.
Saya share beberapa kenarsisan saya ya dear, kali aja kalian pada kepincut, buat pepotoan ke sini juga.
Kuy....


Galeri


kedungu beach

tebing pantai

topi pantai








14 Comments

  1. Saya pernah ke Pantai Kedungu bulan november kemarin. Bukan buat sunsetan, dateng ke sana malah pagi pagi jam 7, masih sepi. Cuma beberapa orang lagi surfing.
    Yang paling unik di situ memang air terjunnya sih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kayaknya kesana pagi seru juga ya, kalo sepi justru tenang

      Delete
  2. Yes! Kapam2ke sini ah. Waktu itu pengen ke Tabanan blm jadi lagi, akhirnya ke Canggu, ke Batu bolong.
    Sama sih, pengen nunggu sunset pasti si Bapak sudah buru2 pupang, yah ada benarnya, soalnya ga ada tempat salat yang dekat ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe sy mlh ke pantai canggu blm pernah secara resmi. cm dulu sering ke villa yg ada pantainya, itu jg urusan kerjaan. cuma nglirik bentaran ehhe

      Delete
  3. lucu bnget namanya pantai kedungu. tjantik ya pantainya, kuh penasaran sama sunset nya eh cuma satu fotonya. hehe.. udah keburu2 pulang sih ya mba nya.

    tapi memang bener oke punya sunset nya meski ketutup awan. tapi itu malah jd nambah cantik kok menurutku..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya fotonya seadanya, maklum kamera hape murah, jadi nggak bisa nangkap gambar kece

      Delete
  4. Yaaaaah .. sayang ya, udah ditunggu-tunggu dan paksu udah ngajakin buruan pulang malah matahari sorenya ngumpet di balik awan mendung.

    Tapii .. cerita pengalaman mantainya seru kok, kak ...
    Keren-keren pula pantainya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe,,, mungkin blm berjodoh sama sunset cantik

      Delete
  5. mbaa aku baru tau loh pantai kedungu ini. padahl tiap thn ke bali hahahahaha. aku tuh ga terlalu suka pantai, tp kalo ke bali, Tanah Lot yg paling aku suka dr semuanya. cuma setelah liat pantai kedungu, aku jd suka yg ini jugaaaa. Aku suka tanah lot sbnrnya krn di sana banyak kolam2 kecil alaminya itu loh.

    pantai kedungu ini krn ada tebing2nya itu. aku lbh suka pantai bertebing drpd yg berpasir :p. apalagi kalo sunsetnya cakep

    ReplyDelete
    Replies
    1. berati next kalau ke bali mampir ke kedungu ya, tetanggaan kok sama tanah lot. dan nggak seramai pengunjungnya tanah lot, jadi masih selow nyruput seswatu sambil mandangin langit menggelap

      Delete

  6. Yaa kalau bicara soal pulau bali mungkin bukan hanya pantai saja yang bisa dijadikan moment untuk berwisata tetapi area taman serta pure pun begitu indah serta elok , Dan banyak juga mengandung unsur sejarah ciri khas bali..Sebagai contoh Tempat wisata yang telah dijelaskan diatas..😄😄

    ReplyDelete
  7. Foto-fotonya cocok dijadikan model :)

    btw aku baru dengar ada pantai Kedungu di Bali, tahunya ya Sanur, kuta dll
    hehehe
    seneng ya bisa kesitu dan masih gratis cuma bayar parkir. Mungklin nanti kalau sudah terekspose dan ciamik bakal ada biaya masuk, maybe :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. biasanya emang begitu, dulu pantai pandawa itu juga gratis lho, bahkan bayar parkir pun tidak.
      sekarang? sudah lebih mahal dari tanah lot, ehhe~

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung dan membaca artikel sampai selesai. Jangan lupa tinggalin jejak di kolom komentar, ya dear.

Harap berkomentar sesuai artikel, dengan bahasa yang baik dan sopan.
Link Aktif dan SPAM akan dihapus.
NO WAR!

Happy reading other article....