McDonalds Tabanan hadir dengan self-service kiosk


mcdonalds tabanan baru dibuka

McDonalds Tabanan hadir dengan self-service kiosk


Emeijing kahn?!

Iya, Tabanan sekarang sudah punya McD. Gerai McD Tabanan ini baru di buka per 1 November kemarin. Yeayyyy...

Seneng lah, kan sebelumnya kalau lagi pengen nge-mekdi, kita harus terbang ke Denpasar dulu biasanya. Paling deket ke gerai yang di ubung, sekitar 30 menitan perjalanan motor dari rumah kami, Tabanan.
Ya walaupun, nggak sering-sering juga sih jajan kesini. Tapi kalau pas lagi pengen itu lho, jauhhhhh. Ntar pulang-pulang keburu udah laper lagi.


Baca Juga: Happy sunset di pantai Kedungu, the next of Tanah Lot


Seperti biasanya, saat opening sebuah "gerai", apapun itu, mostly akan ada promo-promo yang memikat pelanggan. Kalau McDonalds biasanya ada promo bantal McD gratis dengan pembelian paket tertentu. Beberapa kali aku tahu promo ini saat pembukaan gerai McD di ubung waktu lalu.

Sama, kali ini kami juga antusias berburu bantal McD yang tentu saja tidak dijual bebas. Kebetulan juga, hari ini dek Rara ulang tahun, yeayyy...
Alih-alih makan-makan dalam rangka ulang tahun juga, gitu.

Ternyata, aku malah 'nemu' sesuatu yang aku anggap unik karena baru pertama kalinya.
Ehh, sebelumnya sudah pernah tahu ding, baca di blognya mbak siapa ya, lupa aku. Tapi beliau ceritain pengalamannya waktu di McD Malaysia.
Nah, sekarang aku juga mau ceritain pengalaman katrok ku menggunakan kios pesan sendiri alias Self-service kiosk ini.


self service kiosk mcdonalds


Fasilitas Mushola dan parkir yang luas

Parkiran yang luas memang selalu menjadi daya pikat tersendiri bagi pelanggan, sebab, parkiran yang sempit dan rumit tentu saja akan membuat kita cenderung malas jika harus kesulitan mencari tempat parkir.
Apalagi bagi pengendara mobil, tentu ini jadi pertimbangan sendiri.

Ditambah lagi fasilitas Mushola, ini juga tak kalah penting, mengingat penduduk di Indonesia ini mayoritas Muslim. Nah, walaupun di Bali mayoritas bukan penduduk muslim, mushola ini tentu tetap menjadi incaran bagi penduduk pendatang muslim atau, para pelancong muslim yang sedang melakukan perjalanan wisata ke Bali.


Gerai Drive-Thru yang luas

Satu lagi yang tak bisa dipisah dari restoran cepat saji, adalah layanan yang memungkinkan customer tidak perlu lagi berlama-lama menunggu makanan disiapkan.

Namanya saja sudah cepat saji, artinya pelayanan juga diharapkan cepat agar makanan cepat tersaji dan cepat bisa dinikmati oleh pembeli.
Tapi kadang kala, saat sedang terburu-buru, parkir saja sudah membuang waktu. Belum lagi jika ternyata masih harus mengantri.
Tentu kata “cepat saji” menjadi agak luntur maknanya, bukan?

Layanan Drive-Thru tentu akan menjadi alternatif penyelamat saat kita sedang terburu-buru dan malas memarkir kendaran, apalagi jika harus mengantri juga.
Di McD Tabanan ini, rute untuk layanan Drive-Thru lumayan luas dan nyaman. Plus, di loket bagian ambil pesanan terdapat dua layanan juga, jadi kalau layanan drive-thru ternyata juga lagi ramai, antriannya bisa cepat dilayani.


Interior Restoran

Interiornya aku juga suka.
Selain terkesan luas, penataan ruangan dan tempat duduk pun rasanya rapi dan nyaman. Langit-langit restoran juga dibuat unik, plus dekorasi lampu yang chic and energetic. Semakin menambah kenyamanan tentunya.


Bagian smoking-area atau outdoor, alias teras, nggak sebanyak atau seluas di gerai ubung yang memang lebih menonjolkan area outdoor.
Setelah masuk ke pintu utama, kita langsung dihadapkan pada dua self-service kiosk, apaan tuh? Abis ini kita bahas ya.

Setelah memasuki pintu utama ini, di bagian kanan ada deretan meja kursi untuk dua hingga empat orang per mejanya.
Di bagian tengah, bagian utama, tentu saja adalah bagian dimana kasir bertengger. Cashier-desk ini terbagi menjadi 2 bagian, ehh 3 bagian ding.
1 sisi terpisah, terdiri dari 2 kasir untuk pemesanan manual seperti biasanya. Sedangkan 1 sisi lagi lebih panjang berisi 2 bagian, yaitu 1 kasir untuk pembayaran tunai yang dipesan melalui "Kios Pemesanan" tadi (self-service), dan sisanya untuk pengambilan pesanan yang posisinya lebih dekat dengan dapur.

Di bagian depan kasir ini, ada ruang bermain anak, atau palyground. Sayangnya palayground ini terbilang sempit dan kecil, karena hanya berisi 1 buah ‘prusutan’ kecil, aduh apa sih bahasanya ya? Haha~,
ya gitu deh pokoknya.
Tapi, justru karena kecil itu memang lebih aman menurutku, terutama buat anak-anak yang memang masih usia dibawah 4 tahun.

playground

Nah, di depan play ground ini ada 1 meja panjang yang menurutku diperuntukkan untuk keluarga (besar), kan jadi kalau anaknya main di playground bisa gampang terpantau. Sedangkan di sebelah meja panjang ini, ada 3 meja kecil dalam sekat ruangan yang sama.
Kemudian ruangan di sekat sebelahnya juga sama, meja ukuran 2 hingga 4 orang. Kemudian paling ujung adalah ruangan untuk acara, atau biasanya untuk ulang tahun.
Kebetulan aku juga melihat lagi ada meeting kantor di ruangan itu.


Self-service kiosk

Nah, ini nih yang mau aku bahas. Katrok sih ya aku, hehe.
Tapi gak papa, kali aja ada temen-temen yang sama katroknya juga denganku, belum pernah nemuin beginian (((beginian))).

Tahu kan, self-service artinya apa? Yes, melayani diri sendiri, ehh bener nggak sih? ~haha.

Jadi self-service kiosk ini adalah gawai dengan touch screen berukuran ‘mayan’ gede yang sudah tersambung juga dengan mesin pembayaran kartu debit/kredit.

Bayarnya pakai kartu gesek doang, nih?
Tenang, enggak gitu kok.

Untuk pembayaran bisa dipilih tunai, atau non-tunai.
Kalau non-tunai, sudah jelas ya pembayarannya dengan apa? Iya, gesek, bisa debit dan kredit. Sayangnya untuk “Debit” sepertinya baru tersedia debit BCA saja.
Sedangkan tunai, bisa bayar di antrian kasir kios tunai, yang tadi sudah aku ceritakan di bagian kasir tadi.

Pembayaran dengan E-wallet bisa gak? Gopay, ovo apa Dana gitu.

Nice question! Haha~

Maklum, aku juga lagi ‘keranjingan’ pakai dompet digital ini. Selain karena baru tahu dan katrok, tahu kan kalo dompet digital ini masih gencar-gencarnya kasih cashback sebagai langkah promosi?
Hmm, you know what I mean, lah ya. *ngakak so hard.

Oke, balik lagi ke kios pesan sendiri tadi ya.
Jawabannya, BISA gaes.

Untuk pembayaran dengan dompet digital ini bisa memilih menu pembayaran “tunai”, jadi nanti pas di kasir bisa membayarnya pakai dompet digital.
Nah, untuk platform dompet digitalnya sendiri, aku kurang paham apa saja yang sudah bekerjasama, nanti temen-temen bisa cek sendiri E-walletnya sudah bekerjasama dengan McD apa belum, ya.

Kebetulan kemarin aku pakai GoPay, dan bisa. Katanya sih OVO dan LinkAja juga bisa, tapi aku pribadi belum pernah mencobanya.

Ehh gimana nih cara pakai mesin self-service nya?

cara menggunakan self service kiosk di mcdonalds
cara menggunakan self service kiosk


Cara menggunakan Self-Service kiosk di McD

Di bagian pojok bawah ada tulisan “sentuh untuk mulai”, nah sentuh deh itu tulisan.

Setelah masuk, entar ada pilihan Dine-in atau Take-Away beserta pilihan bahasa English atau Indonesia. Lalu pilihan pembayaran Tunai dan Non-Tunai. Baru kemudian ada pilihan menu-menunya.
Nah disini ini nih yang aku agak nggak mudeng, gaes. ~ahahaha

Nggak mudeng itu nggak paham, ya gaes, buat yang belum tahu bahasa jawa. hihi

Di bagian kiri bisa di scrool ke atas atau bawah "Grup" menunya, misalnya: minuman, snack, menu utama, happy meal, dessert dan sebagainya.
Nanti saat kita sudah memilih, menu utama misalnya, maka akan muncul lagi pilihan di bagian kanannya.

Misalnya untuk memesan “pahe”,
maka kita harus masuk di menu utama > ayam krispi > baru pilihan ala carte atau pahe alias paket hemat. Tetapi untuk paketan keluarga, ada di menu terpisah di luar menu utama.

Pilihan ganti ukuran atau ganti minuman juga bisa dirubah disini, nanti ada pilihannya untuk merubah.

Setelah selesai, nanti akan muncul list pesanan untuk ditinjau kembali pesanannya. Bisa di-edit atau ditambahin dengan pilihan kembali.
Nah kalau sudah OK, bisa langsung pilih check-out. Kemudian bayar dan tunggu di antrian pesanan setelahnya.

Ehh nggak perlu antri (berdiri) di bagian pesanan ding, kita bisa sambil duduk manis kok, karena nanti mbak-mbak atau mas-mas yang di bagian pesanan ini akan manggil nomor antrian kita pakai pengeras suara.

Beres deh.
Bisa langsung dimakan di tempat, atau dibawa pulang sesuai pilihan.

Kasir yang terbagi menjadi 3 bagian: langsung pesan, bayar tunai dari kios,
dan pengambilan pesanan

Lokasi 

McDonalds Tabanan
Jl. By Pass Ir. Soekarno – Tabanan, sebelah sekolah SMK Biwi atau depan SPBU By Pass Ir. Soekarno.


Baca ini juga: Bakso Jumbo Tabanan yang Bikin Baper


Oke dear, sekian dulu review kali ini semoga tehsera semakin rajin ngisi blog yes, uhhuy.



Sera W.


Post a Comment

0 Comments