Manfaat Daun Kelor untuk Menangkal Virus dan Cara Mengolahnya

manfaat daun kelor
Manfaat Daun Kelor - Kelor, bagi sebagian orang masih diidentikkan dengan hal-hal mistis. Konon, kelor dapat digunakan untuk mengusir roh-roh jahat, sehingga kerap digunakan saat memandikan jenazah di beberapa daerah.

Namun tidak demikian di kampung halaman saya di Pasuruan. Daun kelor justru dijadikan sebagai bahan makanan atau sayur, terlebih saat uang belanja sudah menipis, hehe.
Itu sebabnya, kerap memasak daun kelor kerap juga dianggap sedang missqueen karena untuk mendapatkannya kita tak perlu merogoh kocek, cukup panen di pagar tetangga. ^o^

Namun siapa sangka, hasil penelitian menemukan segudang manfaat daun kelor yang diantaranya dapat meningkatkan antibody sehingga dapat mencegah berbagai infeksi/penyakit.

Tapi, benarkah daun kelor dapat menangkal virus Corona? 
baca sampai akhir ya temans!

Kandungan dan Manfaat Daun Kelor untuk Mencegah Penyakit Hingga Gizi Buruk

Mencegah lebih baik daripada mengobati.
Pepatah lama yang sering kita dengar sekaligus kerap kita sepelekan ini kini menjadi populer pasca diumumkannya 2 pasien positif corona yang berada di tanah air oleh bapak Presiden Jokowi beberapa waktu lalu.

cara mengolah daun kelor

Pada dasarnya, tubuh kita telah dilengkapi dengan persenjataan untuk melawan bermacam bakteri dan virus, melengkapinya dengan amunisi gizi yang cukup akan mampu melawan gempuran virus secara lebih baik.
Nah, daun kelor ini diklaim mengandung tinggi protein, kalsium, vitamin serta mineral yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh kita.
cara membuat teh daun kelor

Berdasarkan tabel di atas, dapat disimpulkan bahwa daun kelor memiliki kandungan vitamin dan mineral yang kompleks dan berkali lipat. Namun ternyata, daun kelor basah dan daun kelor kering pun memiliki perbedaan jumlah gizi yang sangat signifikan, yakni pada daun kelor kering (berbentuk suplemen) memiliki kandungan gizi lebih banyak daripada daun kelor segar.

Meski begitu, kandungan vitamin C pada daun kelor basah yang 7x lebih banyak dari buah jeruk, justru hanya setara 1/2 kali lipat buah jeruk pada daun kelor kering.

Padahal untuk menangkal radikal bebas, vitamin C yang memiliki andil besar. Sehingga dalam hal kasus pencegahan/pemulihan pasca terpapar virus, sebaiknya konsumsi daun kelor basah dengan cara dibuat sayur. Namun jika ingin mengonsumsi keduanya juga tak ada salahnya.
Ini pun tentunya harus dibarengi dengan sumber gizi lainnya ya temans, agar hasil yang diperoleh lebih maksimal.

Cara Mengolah Daun Kelor

Cara Membuat Teh Daun Kelor

Teh daun kelor memiliki banyak sekali manfaat, diantaranya dapat menurunkan kadar kolesterol, mengurangi pembentukan lemak, meningkatkan pemecahan lemak, mencegah asam lambung, asam urat, hingga hipertensi.

Cara membuat teh daun kelor ini pun cukup mudah, temen-temen hanya perlu mencuci daun kelor lalu menjemurnya hingga kering untuk kemudian dijadikan teh. Rendam kira-kira 1 sdm teh daun kelor dalam segelas air panas. Tambahkan madu secukupnya dan teh daun kelor pun siap dinikmati.

Cara Mengolah Daun Kelor Basah

Untuk mengolah daun kelor basah yang paling umum adalah disayur bening seperti layaknya memasak sayur bayam, namun diolah menjadi kudapan kreatif juga kini telah banyak dilakukan. Sayangnya, saat diolah menjadi berbagai macam kudapan variatif tersebut, justru ditakutkan akan mengurangi jumlah kandungan gizinya sebab proses memasak yang berlebihan.

Oleh sebab itu, mengonsumsinya dalam bentuk sayur bening menurut saya akan lebih baik. Namun bukan berarti kudapan daun kelor dalam berbagai variasi makanan tidak baik lho, ya. Jangan lupa juga untuk menggunakan api kecil saat memasaknya. 

Oiya, seperti halnya pada daun bayam, sebaiknya tidak memanaskan sayur kelor ini setelah sayur matang dan dingin. Masak secukupnya saja, jika sore ingin menu sayur yang sama, tinggal memasaknya lagi. Toh memasaknya sangat mudah, tinggal cemplungin irisan bawang merah dan bawang putih saja. Hehe.

Etapi, saya punya cara menikmati sayur bening daun kelor ini agar semakin nikmat, lho. Cara ini umum dihidangkan di kampung saya, bahkan menjadi menu wajib pada "ritual" makan bersama saat ada kelahiran bayi. Dan menurut saya ini lezat syekali. Yaitu, dengan didampingi ikan asap penyet sambal tomat (matang), atau dengan sambal pecel (pecelan) ikan asap, telor dan tempe rebus.

cara mengkonsumsi daun kelor
pecelan telur rebus dan tempe (minus ikan asap)

Berikut saya bagi resep sambal pecelannya ya, anti gagal kok gaes.

Resep Sambal Pecelan

Bahan Sambal Kacang:
  • 3 sdm kacang tanah goreng
  • 1 ruas kelingking kencur/cikur
  • sesuai selera Cabe rawit/keriting, goreng layu
  • 1/2 buah tomat, goreng layu
  • sedikit terasi goreng
  • Gula dan garam secukupnya
Eksekusi:
  • Uleg semua bahan sambal, tambahi air matang hingga teksturnya pas seperti sambal pecel (tidak encer dan tidak kering).

Gimana, mudah bukan?

Kuy lah bikin di rumah masing-masing dan nikmati sensasi kesegaran sayur kelor bening berpadu dengan sambal kacang yang syedap ini. Warga Pasuruan, Surabaya, Malang dan sekitarnya pasti paham, ya kahn?
Hehe.

Baiklah, sekian dulu ya cerita tentang manfaat daun kelor dan cara mengolahnya. Semoga bermanfaat.
Be Grateful, stay health and happy always!



안녕!
Next Post Previous Post
6 Comments
  • Bang Day
    Bang Day 06 Maret, 2020

    Daun kelor dimasak kuah santan tuh wuiiiih banget lo.
    Mertua lewat aja bisa dicuekin.


    Btw manfaatnya pada peningkatan imun kita yah

    • Sera Wicaksono
      Sera Wicaksono 06 Maret, 2020

      Kayak dimasak bobor gt ya? I see,,, aku juga suka bobor, tp ga suka dicuekin wkwkwk.

    • Bang Day
      Bang Day 30 Maret, 2020

      bobor apa yah? kalo nyuekin aku sering :D

    • Sera Wicaksono
      Sera Wicaksono 01 April, 2020

      Ya sayur semacam yg bang de maksud itu kalo di jawa namanya bobor.
      Dicuekin ya? Wkwkwk, berati itu balasan karna udah nyuekin mertua, xixixi

  • Bayu Haryanto
    Bayu Haryanto 06 Maret, 2020

    Penasaran juga dengan daun kelor ini soalnya belom perna coba. Ternyata banyak khasiatnya terutama untuk imun tubuh

  • Siti Faridah
    Siti Faridah 08 Maret, 2020

    Sudah sebulan ini aku nggak masak sayur daun Kelor. Baca postingan ini jadi teringat untuk masak sayur daun Kelor lagi. Terima kasih sharingnya, Mbak.

Add Comment
comment url