Teknik Au Bain Marie – Pengertian dan Cara Melakukannya

teknik au bain marie

Apa sih teknik au bain marie? Untuk memanggang cake apa? Fungsinya apa?

Sebagai pemula, wajar jika kita belum familiar dengan istilah ini. Pertama kali saya mendengar istilah ini pun bayangan saya begitu ribit bingit. Loyang dikasih air terus dikasih loyang lagi, apaan sih, ribet! Begitu dulu dalam benak saya. Akhirnya resep yang menggunakan teknik memanggang ini pun saya skip.

Alih-alih nggak mau ribet, akibatnya saya malah jadi nggak bisa, hehe. Ya sesuai istilah, rajin pangkal pandai. Nggak mau ribet ya pangkal nggak bisa. So, buat temen-temen yang baru memulai untuk menyukai dunia baking, jangan kayak saya dulu ya. Kudu rajin upgrade diri.

Pengertian Au Bain Marie

Bain-Marie berasal dari bahasa Perancis yang artinya memasak dengan air mendidih menggunakan dua panci (wadah) yang ditumpuk/bersusun, namun makanan tidak bersentuhan langsung dengan uap air. *Nah gimana tuh, pusing nggak bacanya? Sama, saya juga bingung jelasinnya. Wkwk

Jadi, au bain marie ini bisa juga diartikan sebagai mengetim. Namun untuk teknik tim ini, umumnya hanya digunakan untuk melelehkan coklat, margarin, atau putih telur untuk membuat frosting. Teknik bain marie dalam pembuatan cake seperti Ogura, Cheese Cake, atau jenis cake lembut lainnya, adalah mirip cara tim namun dimasukkan dalam oven. Atau istilah lainnya adalah steam-bake.

fungsi au bain marie

Fungsi Bain Marie

Bain-marie berfungsi untuk menjaga kelembapan cake selama proses pematangan dalam oven. Kita tahu, proses pematangan makanan dengan oven disebut juga teknik memasak panas-kering, sehingga proses ini me-reduce cukup banyak cairan yang terkandung dalam makanan tersebut.

Dengan adanya air yang diletakkan di bawah loyang, maka bagian bawah cake tidak kering dan tetap moist. Namun aroma cake yang dioven tetap keluar, karena bagian atas cake akan tetap mengulit coklat cantik sebagaimana cake yang dioven.

Tips Au Bain Marie

au bain marie tanpa oven

Saat memanggang cake dengan metode ini, ada beberapa hal yang perlu temen-temen perhatikan.

  • Pastikan loyang untuk tempat air lebih besar daripada loyang untuk adonannya. Pastikan juga, bagian sudut-sudutnya tidak bocor jika menggunakan loyang kotak dengan sambungan.
  • Beri handuk pada loyang yang berisi air atau diikatkan pada loyang, fungsinya agar loyang adonan tetap stabil dan tidak goyang-goyang.
  • Pastikan juga loyang/wadah yang digunakan untuk adonan tidak bocor pada sudut-sudutnya. Lebih baik jika menggunakan loyang tanpa sambungan atau pinggan tahan panas. Namun jika terpaksa tidak ada, bisa juga diganti dengan cup aluminum foil, atau melapisi loyang yang ada dengan aluminum foil. Pastikan sudah rapat dan tidak bocor ya, agar air tidak merembes ke dalam adonan yang akan menyebabkan kue malah menjadi bantat.

Demikian penjelasan singkat tentang teknik memanggang au bain marie, semoga bermanfaat. ^o^




안녕!
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url