Diet Mayo: cara mudah turunkan berat badan

menurunkan berat badan dengan diet mayo

Turunkan Berat Badan Dalam Hitungan Hari Dengan Diet Mayo


Pengertian Diet Mayo

Diet Mayo? Mayones? Dietnya makan mayones, gitu?
Haha...
Bukan begitu!

Diet Mayo yang pernah aku baca di internet adalah diet yang berawal dari sebuah klinik di Amerika bernama Mayo Clinic. Konon, sudah terbit dalam bentuk buku juga, berjudul "Mayo Clinic Diet". 
Tapi berhubung aku belum pernah datang ke Mayo Clinic, atau beli bukunya, apalagi membaca isinya. So, aku mengikuti jadwal diet Mayo ini berdasarkan penuturan dari para suhu senior ahli diet yang sudah berhasil dan membagi jadwal diet mayo mereka di Internet.

Dalam Diet Mayo ini, intinya adalah No Salt, No Sugar, No Rice, No Ice and No Drama! selama 13 hari dan hanya dilakukan selama setahun sekali. Penjelasan detailnya kenapa harus 13 hari dan kenapa harus setahun sekali sampai sekarang saya belum menemukan jawabannya, barangkali ada yang mau menjelaskan monggo dengan senang hati aku mendengarnya. Jawabannya ada di Buku kali ya... atau konsultasi ke Kliniknya hehehe.


Jadwal Menu Diet Mayo

Jadwal diet Mayo yang aku pernah baca ada dua model, yaitu: 
1. No Karbo sama sekali. Alias karbonya menggunakan sayuran.
2. With Karbo simple, seperti Kentang/jagung/ubi.

Kebetulan dua-duanya sudah pernah aku jalankan. Tetapi, aku lebih memilih Diet Mayo dengan Karbo simple, soalnya suka baperan kalau cuma makan daun aja. Hehe.
Ini dia Menu Diet Mayo dengan karbo simple yang pernah aku pakai saat pertama kali menjalankan diet Mayo. Hasilnya aku turun sekitar 9 kilo dalam waktu 2 minggu.

jadwal diet mayo
sumber internet


Dari menu diatas, untuk sarapannya aku pakai teh dari herbalife, ini optional sih ya. Karena aku kebetulan punya jadi sekalian aku combine. Siangnya aku makan sesuai menu yang kadang aku modifikasi sedikit seperti contoh. Untuk Makan malam, karena paling lambat jam 6.00 PM dan pulang kerjaku kadang molor jadi kadang aku sering nggak makan malam (sebelumnya juga udah sering soalnya xixixi).


BACA JUGA: MENU dan Tips dasar DIET MAYO, 13 days without salt.


Pengalamanku Menjalankan Diet Mayo

Di lima hari pertama aku sudah penasaran buat segera menimbang berat badan ku dan Nice! sudah turun 2,5 kiloan *jingkrak-jingkrak

WAIT!!!!!!!

Masih ada delapan hari lagi yang nggak boleh cheat, apalagi stop. Karena, kondisi tubuh belum bisa stag di hari kelima ini. Dan, menurut penuturan para ahli diet Mayo ini. Saat kita cheat atau apalagi stop ditengah jalan, maka penurunan berat badan tadi akan kembali ke angka semula dengan segera. So, kita harus mengulang dari awal lagi.

Sebaliknya, jika kita berhasil menyelesaikan challenge selama 13 hari tersebut. Tubuh kita akan lebih bijak dalam menerima asupan makanan secara otomatis.

Selama 13 hari yang terasa hambar sekali itu, Sayur bayam yang biasanya aku suka bangetttt, mendadak lidahku nggak bisa nelennnnn #sumpah!
Terus juga yang namanya kentang rebus itu tuh, hmmm beneran bikin bosen. 

Yang namanya Black Pepper dan bawang-bawangan itu sebuah kuwajiban, karna mereka ini adalah sejuta rasa dari makanan hambar. Penyelamat banget terutama untuk menu daging/ayam.
Tapi dari sini aku jadi tau, bahwa Bawang bombay itu memiliki kesan rasa yang manis, ketumbar juga memiliki rasa manis. Nah, yang memiliki kesan asin apa? Belum kutemukan kecuali GARAM!

Terus bagaimana dengan Olahraganya?

Olahraga tetep WAJIB Hukumnya! #sharusnya. 
Tapi aku pakai hukum alibus alias alibi busuk, alasannya nggak kuat karena badannya kaget nggak kena nasi (klise banget khan?). Jadi di awal2 aku nggak olahraga sama sekali. Baru setelah menginjak semingguan, disaat badan sudah mulai bisa beradaptasi dengan kondisi dan situasi. Aku usahakan melakukan olahraga kecil, seperti jalan kaki 45 menit per hari atau minimal 30 menit sekali putaran dan dilakukan pagi sore. 

Menurut metode diet yang pernah aku baca (dulu juga pernah aku jalanin sih), jalan kaki 45 menit setiap harinya (lebih bagus disaat perut kosong) akan dengan cepat merontokkan lemak-lemak yang menggelayut. Gitu katanya.


Tips Pasca Diet Mayo agar Berat Badan Tetap Stabil

Well... 13 hari telah berlalu! Apa yang harus aku lakukan?

Intinya JANGAN RAKUS!

Hari ke 14 kita sudah boleh makan seperti biasanya dan perlu diingat untuk tidak mendadak Rakus. Dan dari sini kita harus benar2 mengatur pola makan kita dan membiasakan untuk:


  • Tidak MENYAYANGI MAKANAN, rasa sayang terhadap makanan akan membuat kita lupa bahwa sebenarnya kita sudah kenyang.
  • Tidak Makan terburu-buru, Karna kita butuh waktu untuk memberi kabar kepada Otak bahwa kita sudah Kenyang. Makan makanan TANPA RASA akan membuat kita makan lebih pelan daripada memakan makanan Lezat hahaha ^,^ #itufakta
  • Tidak LAPAR MATA, ini hal yang paling sering terjadi tanpa kita sadari.


Setelah Berat Badan turun, kewajiban kita adalah menjaganya agar tidak kembali melar dengan pengaturan pola makan yang seimbang.
Hasil setelah 13 hari, berat badanku turun 5-6 kiloan (lumajang lah ya daripada lumanyun). Hepi banget pas temen-temen kantor pada bilang aku kurusan hihihihi :-* Love you all guys muah muah muah

Total berat badan yang hilang saat itu sekitar 9 kiloan, termasuk sejak diet herbalife dan rajin jogging tiap hari selama dua bulan sebelumnya. Seneng? jelas lah!
Yang bikin kita jadi semangat buat lanjut diet itu, karena ada hasil yang signifikan.

Tapi, ketahuilah.
Tidak akan ada hasil signifikan selama diet mu hanya sekedar niat, apalagi sekedar wacana. haha
Lakukan dan konsisten! itu kuncinya.

Contoh menu pada diet Mayo pertama ku:


Kayaknya sekian dulu deh bagi2 ceritanya,,, buat yang mau nyoba diet ini harap mengumpulkan segenap hati dan fikiran karena diet ini menguras segala emosi jiwa ya permisah (soalnya pas temen pada makan2 kita cuma mlongo sambil nelen ludah) dan buat yang sedang menjalankannya SEMANGADTH YAHHHH!


anyeong,

Posting Komentar

0 Komentar