kopi kapal api: tentang kesempurnaan secangkir kopi

tentang kesempurnaan secangkir kopi

Secangkir Semangat bersama Seduhan Kopi Kapal Api, Jelas Lebih Enak


"Kopi"

Apa yang seketika terlintas di pikiran kamu? Kalau saya ya pasti Kapal Api. 

Siapa sih yang tak kenal Kopi Kapal Api? Kopi legendaris dari jaman saya masih bau ingus, pun saat itu sudah sering mendengar nyanyian "Kopi Kapal Api, Jelas Lebih Enak" dengan ciri khas nada yang hingga kini masih tertanam kuat dalam memori yang sulit terhapuskan, yang pastinya.

Bicara tentang kopi, kebetulan keluarga saya suka banget sama yang namanya kopi. Merupakan bagian dari rutinitas pagi dan sore yang enggan terabaikan sepertinya.

Saya tidak tahu kapan sejarah kebiasaan minum kopi ini dimulai, mungkin sudah sejak neneknya nenek saya, atau neneknya lagi.
Yang pada akhirnya menjadi budaya yang sulit dihindari.


Benar saja, sehabis waktu Subuh Ibu saya pasti sudah sibuk dengan ritual paginya menyeduh secangkir kopi yang masih ngepul lengkap dengan aromanya yang memikat, apalagi kalau bukan Kopi Kapal Api.

Menurut Ibu saya, Kopi Kapal Api ini sudah sangat pas di lidahnya, dan lidah kami juga.
Sebab tidak jago dalam hal meracik kopi bubuk yang nikmat, pun tidak sempat waktu lagi karena padatnya rutinitas pekerjaan beliau di luar rumah, begitu katanya.

Tidak perlu repot-repot menyangrai, menghaluskan lalu mengayaknya. Yang jelas bakal bikin dapur jadi serba hitam itu, seperti yang dilakukan nenek saya dulu, atau mungkin nenek-nenek yang lain.


Seperti hal-nya sebuah tradisi, menikmati kopi pagi ini wajib hukumnya buat Ibu saya. Pagi tanpa kopi itu semacam pagi tanpa sinar mentari, mendung dan tidak menggairahkan.

Kini, ritual minum kopi pagi ini pun menjadi hal yang sulit saya rubah. Bedanya, jika Ibu saya lebih memilih Kopi Kapal Api Special yang tanpa gula, karena gulanya bisa diatur sendiri. Saya lebih memilih Kopi Kapal Api Special mix, yang sudah tertakar beserta gulanya untuk secangkir kopi nikmat.


Bahkan disaat saya harus mengurangi asupan gula karena sedang diet demi menurunkan berat badan (yang gampang sekali melarnya ini), Kopi Kapal Api Special mix - Less Sugar masih tetap jadi pilihan tepat dengan racikannya yang pas. Tidak perlu repot lagi menakar gula yang belum terjamin ketepatan racikannya, kan?

Mungkin butuh baca ini: Cara Mudah Menurunkan Berat Badan Dalam Hitungan Hari


Iya, saya ini kebetulan juga kurang tidak jago untuk urusan meracik kopi. Apalagi meracik kopi dari bahan mentahnya, meracik secangkir minuman kopi dari bubuk kopi siap pakai dan gula saja, saya masih sering berantakan soal perbandingannya.

Ya sudahlah, biarkan saja itu menjadi keahlian para Barista. Bisa memanjakan diri dengan secangkir kopi  pagi dalam keadaan sehat wal-afiat itu sudah cukup buat saya.

varian kopi kapal api siap seduh
varian kopi kapal api


Seperti yang pernah saya baca di situs resmi Kopi Kapal Api, kenapa Kopi Kapal Api ini jelas lebih enak?

Karena Kopi Kapal Api diracik dengan seleksi ketat dalam pemilihan biji kopi Arabika dan Robusta yang berkualitas.

Bahkan jika harga kopi di pasaran sedang mengalami peningkatan, Kopi Kapal Api tetap menghadirkan racikan yang sama untuk tetap menjaga kualitasnya, sehingga kita tetap bisa menikmati harumnya secangkir kopi dengan rasa yang jelas lebih enak.

Ya pantas saja jika kenikmatan itu tetap sama dari jaman saya masih menikmati secangkir kopi berdua dengan Mami, ibu saya. Wangi kenikmatan Kopi Kapal Api itu pun masih sama hingga sekarang, saat saya menikmati secangkir kopi sendirian karena pak suami bukan penyuka kopi hitam.

Saya bukan pecandu kopi, juga bukan penikmat kopi sejati. Saya tidak paham apa itu kopi Arabika, pun tidak mengerti perbedaannya dengan kopi Robusta.

Tapi bagi saya, aroma kentalnya kopi hitam lebih bisa memompa molekul-molekul semangat pagi hari saya. Wanginya kopi asli Indonesia yang disuguhkan oleh Kopi Kapal Api ini, cukup membuat syahdunya pagi hari menjadi awal hari yang penuh semangat, terutama setelah semalam lelah menyiapkan kue pesanan customer.

Ini juga bagian dari cara saya mensyukuri nikmat-nikmat Nya yang tak bisa saya dustakan, memanjakan diri sebelum sibuk dengan rutinitas sehari-hari.
Dan bahwa sesibuk apapun kita, memanjakan diri dengan beristirahat, akan mengumpulkan semangat untuk memberi energi baru dalam menjalani kesibukan selanjutnya.

kopi grande dari kopi kapal api
kopi kapal api grande white coffee, dengan choco topping

Terlebih lagi saat musim hujan seperti sekarang, dimana pak suami sering kehujanan saat pulang kerja, karena kami hanya punya motor saat ini.
Kedinginan itu sudah pasti, dan memanjakannya dengan suguhan kehangatan secangkir Kopi Kapal Api Grande White Coffee buat pak suami itu memberi saya kesempatan lebih untuk menjadi isteri yang lebih baik.

Tidak perlu repot meracik juga, karena paduan sempurnanya sudah jelas lebih enak daripada saya meracik kopi sendiri. Ditambah lagi serbuk Choco Topping-nya yang terbuat dari bubuk coklat berkualitas dan gula kelapa, memberi sensasi kenikmatan yang khas.
Tinggal seduh dengan air panas, Kopi Kapal Api Jelas Lebih Enak, bukan?

Ini cerita kopi saya, buat kamu yang punya cerita kopi juga, ayo ikutkan ceritamu dalam #KapalApiPunyaCerita Blog Competition dan ceritakan Jelas Lebih Enak-nya Kopi Kapal Api versi kamu.

kopi kapa api punya cerita




Salam ngopi,




Post a Comment

2 Comments

  1. kopi kapal api ini emang banyak varian ya.. tapi jelas lebih enak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aduh grogi saya kedatangan tamu penting, ehem,
      Iya, udah jd kebiasaan kalo ngopi ya kapal api, terutama kopi hitam, haha

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung dan membaca artikel sampai selesai. Jangan lupa tinggalin jejak di kolom komentar sesuai artikel dengan bahasa yang baik dan sopan.

Link Aktif dan SPAM akan dihapus.
NO WAR!

Happy reading other article....