Tips Menyimpan Bahan Makanan Agar Segar Lebih Lama

cara menyimpan bahan makanan di kulkas agar awet

Sejak pandemi, kita telah belajar beradaptasi dengan banyak hal. Salah satunya habit belanja sayuran. Pun perkara menyimpan bahan makanan yang kita beli dalam jumlah banyak sekaligus tersebut.
Meski saat ini telah diberlakukan adaptasi kebiasaan baru atau yang lebih kita kenal dengan sebutan "new normal", bukan berarti kita bebas keluar rumah seperti sebelum terjadi pandemi, ya.

Alangkah lebih baik, jika kita tetap mentaati protokol kesehatan dan keluar rumah seperlunya saja.
Tidak perlu pongah dengan keegoisan. Hal ini tidak hanya untuk kebaikan kita, namun juga untuk kebaikan orang-orang di sekitar kita.

Oke langsung aja, berikut tips menyimpan bahan makanan di kulkas versi saya.

Baca ini: 


Cara Menyimpan Bahan Makanan di Kulkas Agar Awet Lebih Lama

menyimpanan bahan makanan di kulkas

Buah-buahan

Mengonsumsi buah-buahan segar memang sangat dianjurkan untuk membantu menjaga daya tahan tubuh, terlebih dimasa pandemi seperti saat ini.
Namun apa jadinya jika buah yang kita beli tak dapat bertahan lama.

Jenis buah keras seperti apel, peer, dan jeruk, bisa kita simpan dalam laci bagian bawah. Namun sebelum menyimpannya, sebaiknya dibungkus dengan plastik berlubang, atau dengan memakai jaring pembungkus buah.
Sama seperti sayuran, langkah ini bertujuan agar kandungan air dalam buah tetap terjaga.
Pastikan buah dalam keadaan bersih dan kering sebelum menyimpannya ya temans.

Sedangkan untuk buah bertekstur lembut, sebaiknya disimpan dalam container.
Untuk buah berukuran besar seperti pepaya, sebaiknya disimpan dalam bentuk siap makan. Tempatkan pepaya yang sudah dipotong dalam wadah berukuran 1 porsi, agar mudah saat ingin mengonsumsinya.

Berbeda dengan pepaya, saya punya tips khusus untuk menyimpan pisang matang agar awet lebih lama.

Bungkus pisang matang dengan kertas/tissue, kemudian masukkan dalam wadah atau food container, boleh juga menggunakan kantong plastik jika tidak memiliki wadah besar.

Pastikan tidak ada bagian pisang yang terbuka, ya.

cara menyimpan buah pisang


Daging dan Ikan

Jenis daging-dagingan seperti daging sapi, daging ayam, maupun ikan, paling baik disimpan dalam freezer untuk masa penyimpanan yang lebih lama. Freezer dengan suhu -10°C atau kurang, mampu menjaga keawetan daging sapi hingga 6 bulan, daging ayam hingga 9 bulan, dan ikan dengan masa simpan hingga 3 bulan.
Namun perlu diperhatikan, pastikan daging dalam keadaan bersih atau terbebas dari kotoran, serta tidak mengandung banyak air.

Simpan daging atau ikan ini dalam wadah kedap udara agar tidak menimbulkan bau tak sedap pada freezer atau kulkas yang dapat mempengaruhi rasa dan aroma makanan yang ada di sekitarnya.

Namun, jika daging atau ikan akan segera dimasak, kita bisa menyimpannya dalam chiller maupun di rak bagian pendingin. Di bagian ini, daging maupun ikan mampu bertahan 1-4 hari dengan suhu yang stabil.


Telur

Tips pertama menyimpan telur agar awet lebih lama yaitu dengan meletakkan bagian telur yang runcing menghadap ke bawah. Hal ini bertujuan agar kantong udara dalam telur tidak tertekan sehingga menyebabkan kuning telur pecah dan menjadi busuk.

Selain itu, jika ingin menyimpan telur dalam waktu lebih lama, sebaiknya hindari menyimpan pada pintu lemari es. Menyimpan telur pada bagian pintu terbilang kurang efektif karena pintu adalah bagian dengan suhu yang paling tidak stabil.

Bagian kulkas yang paling baik untuk menyimpan telur adalah di rak bagian bawah, karena di bagian ini suhunya paling dingin.
Namun jika menyimpang telur dalam jumlah sedikit dan akan segera dimasak, meletakkannya di pintu kulkas bukanlah masalah.

Penting untuk diperhatikan sebelum menyimpan telur dalam kulkas, pastikan kulit telur terbebas dari kotoran ayam.  Cuci bersih telur kemudian keringkan sebelum menyimpannya dalam kulkas.


Sayuran

Cara menyimpan sayuran di kulkas agar segar lebih lama memang sedikit tricky.

Untuk sayuran jenis daun-daunan, sebaiknya dibungkus dengan kertas/koran terlebih dulu sebelum dimasukkan ke dalam kantong plastik atau laci sayur kulkas. Fungsinya, agar daun tidak cepat kering karena terkena suhu yang terlalu dingin. Terutama untuk kulkas satu pintu dengan jarak antara freezer dan rak yang sangat berdekatan.

Selain itu, kertas ini juga dapat meresap kelembapan sehingga tidak membuat daun membusuk karena basah.

Sedangkan untuk sayuran keras seperti wortel, sebaiknya dibungkus plastik berlubang agar sayuran tidak langsung terpapar suhu dingin yang membuat sayur lebih cepat keriput karena dehidrasi.



Susu dan olahannya

Susu cair

Susu cair dalam kemasan karton berlapis aluminum foil dapat menjaga susu hingga 6 bulan. 
Namun, setelah kemasan terbuka, daya simpan susu hanya bertahan kurang dari satu minggu dalam suhu sekitar 2°C.

Bagian kulkas yang paling tepat untuk menyimpan susu dan olahannya adalah di rak bagian atas. Karena di rak bagian atas ini suhunya paling stabil.


Butter, Keju, dan Yogurt 
Untuk semua produk susu beserta olahannya seperti mentega, yogurt, dan keju, produk harus dalam keadaan tertutup rapat dalam wadah kedap udara. Hal ini penting untuk menjaga aroma serta warnanya. Karena susu dan olahannya merupakan bahan makanan yang mudah menyerap aroma di sekitarnya. 
Jadi, jangan sampai ya butter atau keju yang sudah kita beli mahal-mahal beraroma ikan asin. Hihi.


Cabe dan bumbu dapur

Buat pecinta pedas, cabe merupakan bahan wajib yang harus selalu ada di kulkas. Namun, bumbu dapur satu ini terkadang mudah membusuk meski kita sudah menyimpannya dalam kulkas. Cara yang tepat agar cabe segar lebih lama yaitu dengan membuang batang cabe serta mengalasinya dengan tissue.

Jangan lupa, sebaiknya cuci bersih cabe kemudian keringkan sebelm disimpan di kulkas karena cabe dalam keadaan basah akan mudah sekali membusuk. Alasi bagian dasar wadah dengan tissue kering untuk menyerap tetesan air saat terjadi pengembunan karena suhu dingin.

Bumbu dapur lainnya seperti bawang merah dan bawang putih, sejatinya bukan termasuk bahan makanan yang boleh disimpan di kulkas. Eh ralat, maksudnya bukan termasuk bahan makanan yang harus disimpan di kulkas. 
Dalam suhu ruang, kedua bahan ini pun mampu bertahan lama. Namun, terkadang kita, terutama wanita karir lebih menyukai menyimpan bawang-bawangan yang sudah dikupas agar memudahkan dan mempercepat saat memasak.

Untuk menyiasati hal ini, letakkan tissue pada dasar container agar bawang tidak cepat membusuk akibat tetesan air dari proses pengembunan.

tabel suhu penyimpanan bahan makanan



Modena Smart Sensor Refrigerator

Smart Sensor dengan Intelligence compressor

Nah, kalau mau yang lebih praktis, bisa nih menggunakan kulkas smart sensor dari Modena. Nggak cuma ponsel, kulkas Modena smart sensor ini juga mengusung teknologi AI lho, yakni Intelligence compressor yang bekerja menggunakan teknologi Inverter.
Teknologi inverter ini juga diklaim dapat menghemat penggunaan daya listrik hingga 20%.

Hadirnya teknologi Intelligence dan smart sensor ini mampu mendeteksi berbagai kondisi yang berpotensi mempengaruhi kestabilan suhu lemari es. Misalnya kebiasaan kita membuka dan menutup pintu kulkas, tingkat kelembapan, hingga temperatur ruangan. Sehingga dengan adanya sistem ini, kita bebas meletakkan makanan atau bahan makanan pada rak mana saja karena semua bagian kulkas memiliki suhu yang stabil.

Suhu yang stabil inilah yang menjadi kunci akan kesegaran bahan makanan yang kita simpan di dalamnya.


Inverter dan sensor pintarnya juga diklaim dapat menjamin kulkas bekerja dengan aliran listrik yang lebih stabil. Ketika kulkas dimatikan atau listrik mengalami pemadaman, biasanya saat menyala pertama kali, arus listrik yang masuk sangat besar. Hal ini dalam jangka panjang dapat merusak sistem mesin kulkas. 
Namun dengan adanya smart sensor, akan memastikan kulkas bekerja setelah listrik stabil. Sehingga umur pakai produk lebih optimal dan lebih lama.


Fitur

Modena Smart Sensor Refrigerator ini juga dilengkapi dengan Multiflow Cooling System yang memastikan proses pendinginan tersebar merata hingga ke sudut ruang dalam lemari es. Selain itu terdapat pula Fresh Keeper, yaitu laci khusus untuk menyimpan buah dan sayur yang dilengkapi dengan pengatur kelembapan atau Humidity Control.

Teknologi LTC sterilization pun tak lupa disematkan pada kulkas pintar yang menyasar kaum modern ini. LTC sterilization ini berfungsi membunuh bakteri dan menetralisir bau tak sedap.

Tak salah jika Modena Smart Sensor Refrigerator ini mengusung tagline "Fresh as Day One".


Tipe dan Kapasitas

Saat ini tersedia 4 tipe pada kulkas Modena Smart Sensor, yaitu tipe Argento, Vetrolia, Giulia, dan Allegra. Keseluruhan varian kulkas smart sensor ini memiliki pusat kendali touch screen yang modern serta mudah dioperasikan. Berbagai pilihan program dapat disetel tanpa harus menjangkau bagian dalam kulkas. Kebayang kan, punya kulkas mirip yang ada di drama korea? hihi

modena smart sensor refrigerator


Keren banget kan kulkas Modena Smart Sensor ini?
Pasti seneng banget kalau salah satunya bertengger di dapur kita, hihi. Karena sudah pasti tak perlu khawatir dengan nasib kesegaran sayur dan bahan makanan yang kita simpan. Plus, tak perlu bolak-balik keluar rumah untuk berbelanja ke pasar.

Baiklah, terima kasih sudah membaca tips menyimpan bahan makanan ini hingga tuntas. Jangan lupa tetap patuhi protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan jaga kebersihan. 
Meskipun saat ini langkah kita dibatasi oleh pandemi, tapi yakinlah bahwa semua ini memiliki hikmah yang luar biasa. Banyak hal dan cerita yang mampu membawa kita pada perubahan yang lebih disiplin untuk esok yang lebih baik

Jangan lupa tinggalkan komentar untuk berdiskusi, atau bertegur sapa.

Stay Health, Stay Happy!


안녕!
sera wicaksono

Posting Komentar

6 Komentar

  1. Tengkiyu, Mak... Aku tho kelupaan naruh daging di chiller. Alhamdulillah belum lebih dari 3 hari 😁😁 buru2 aku pindah ke freezer

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe,,,buru2 dimasak gih, terus kirim ke tabanan wkwkwk

      Hapus
  2. Bini gw kalo ngatur makanan di kulkas bisa rapiiiii bangettt. Gw aja takjub ngeliatnya. Dan emang makanan yang disimpan jadi awet-awet.

    BalasHapus
  3. Waah ilmu baru lagi. Terima kasih mba sharingnya. Aku yang notabene baru mulai masak sejak pandemik sering banget tuh ngalamin sayur busuk :( jadinya sayang deh sering terbuang-buang. Akan segera diterapkan! hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat mba, semoga sayurnya tidak busuk lagi ya 😁

      Hapus

Terima kasih sudah berkunjung. Yuk tinggalin ngobrol di kolom komentar :)
Link Aktif dan SPAM akan dihapus.

Happy reading other article....