Waspadai perubahan cuaca dapat menurunkan daya tahan tubuh


waspadai perubahan cuaca dapat menurunkan daya tahan tubuh

Perubahan Cuaca Dapat Menurunkan Daya Tahan Tubuh


Musim kemarau yang lumayan lama, dengan suhu udara yang cukup tinggi, membuat tubuh seperti mengering dan dehidrasi.
Akibatnya, hasrat untuk meminum minuman yang dingin dan segar semakin meningkat, demi memuaskan hawa keringkongan yang gersang.
Kondisi ekstrim seperti ini, sedikit banyak pasti akan berpengaruh terhadap keseimbangan metabolisme tubuh, sehingga berpotensi menyebabkan penurunan kualitas imun tubuh.

Ditambah lagi, beberapa hari kemarin hujan mulai mengguyur di sebagian kota di Indonesia. Tentunya, kondisi tubuh yang masih terbiasa pada suhu panas, tetiba harus beradaptasi pada suhu yang lebih rendah.
Akibatnya, metabolisme tubuh juga mengalami sedikit gangguan bagi sebagian orang. Terutama pada balita, manula, dan kita disaat kondisi kurang fit. Misalnya, terlalu lelah atau sedang mengalami ketegangan pikiran.

Nah, biasanya saat si kecil mulai terserang penyakit pancaroba ini, seperti batuk pilek, tentu saja berpotensi menular kepada orang dewasa. Apalagi jika kita dalam kondisi yang kurang bugar.

Dulu, waktu umur aku masih terbilang muda, kondisi perubahan cuaca seperti ini tidak terlalu berpengaruh. Tapi, ketika saat ini usia sudah beranjak menua, tubuh menjadi mudah rapuh. Terlebih lagi, rutinitas olahraga yang makin berkurang karena berbagai alasan (alasan palsu).

Mungkin sebagian teman-teman ada juga yang mengalami hal seperti ini. Tentu saja, ini bukan perkara salah umurnya.
Tapi bagaimana kita harus menyiasati agar lebih bugar di usia yang semakin matang. Terutama saat menghadapi perubahan cuaca seperti ini.

Lalu, apa saja sih yang harus kita perhatikan saat perubahan cuaca ini mulai terjadi?

Berikut hal-hal yang harus diperhatikan:

1. Minum air putih (bukan es) minimal 1,5 -3 liter untuk menghindari dehidrasi
2. Konsumsi makanan gizi seimbang, untuk kestabilan metabolisme
3. Konsumsi buah tinggi vitamin C untuk menjaga daya tahan tubuh.
4. Lengkapi dengan suplemen jika diperlukan.
5. Kurangi kegiatan yang memforsir tubuh di cuaca ekstrim
6. Olahraga/lakukan kegiatan fisik secara rutin
7. Istirahat cukup
8. Selalu berfikir positif

Sepele sih, tapi justru karena sepele itu kadang kita menjadi abai. Efeknya, kondisi imun tubuh jadi taruhannya, kita jadi lebih mudah terserang penyakit pancaroba, seperti pilek dan batuk musiman ini. Jangan sampai ya genks.
Semoga kita semua selalu diberi kesehatan. Aamiin.


>>> Pola Hidup Sehat Anti Baper



Nah, gimana nih kalau flu terlanjur mendera?

Ini juga yang terjadi padaku kemarin. Tetiba bersin nggak berhenti pas lagi encer-encernya jempol. Hasilnya, semuanya jadi berantakan dan nggak fokus.

Biasanya, kalau tubuh mulai ngasih aba-aba "kurang enak", aku langsung stop dengan vitamin C dosis tinggi. Bisa air lemon hangat dengan madu, atau kalau mau praktis, extract lemon juga banyak tersedia. Atau suplemen vitamin C.

Tapi semisal bersin terlanjur datang, kadang aku segera stop dengan obat flu generik. Meskipun ini sebenernya option terakhir, tapi sebelum semakin parah, biasanya ini cukup mampu menghadang gejala flu berkepanjangan yang berakhir dengan batuk pilek yang lama dan mengganggu.

Jadi daripada nantinya aku minum obat batuk pilek seminggu, bahkan bisa lebih, pengobatan lebih awal ini cukup mampu mencegah sakit yang lebih parah.

Tapi, sebelum bersin datang, sebaiknya tingkatkan daya tahan tubuh dari sekarang ya gaes.
Pastikan penuhi gizi seimbang, juga konsumsi buah dengan kandungan vitamin C yang konon mampu meningkatkan daya tahan tubuh.

image: pixabay

Buat yang memiliki balita, ada baiknya selalu sedia obat penurun panas yang aman untuk balita, agar lebih mudah jika sewaktu-waktu si kecil demam. Aku pribadi sih tidak membiasakan anak-anak "manja" dengan dokter, dokter adalah option terakhir jika setelah tiga hari panas tidak reda atau, terjadi hal-hal diluar "kewajaran".


Gimana temans? Sudah siap dengan perubahan cuaca yang akan menyapa sebentar lagi?
Siapkan daya tahan tubuh keluarga dari sekarang, yuk!



Sera W.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url