Red Velvet Cake Ekonomis Rasa Bakery Super Moist

red velvet cake

Red Velvet – Siapa sih yang nggak kenal Red Velvet, ehh, bukan bintang K-pop cantik-cantik asal Korea itu ya yang lagi kita bahas. Hehe. Kali ini kita bahas Red Velvet cake, si beludru merah dengan lapisan cream cheese frosting, yang sekali lihat aja udah bikin seger mata.

Dari kapan lalu sebenarnya sudah mau posting resep ini, tapi ya gitu, mager mengalahkan segalanya. Bahkan hipnotis dari si merah yang sejak awal sudah menggoda saya ini pun tidak berhasil melumpuhkan ke-mager-an saya. Ditambah lagi, beberapa hari kemarin saya sempat tepar. Mungkin karena kecapekan, plus cuaca sedang kurang bersahabat, ditambah miss Core masih mengintai. Tapi Alhamdulillah, hari ini sudah kembali fit meski belum 100%.

Nah mumpung  hari ini tanggal 17 Agustus, sekalian dalam rangka memperingati Indonesia Independence Day alias hari ulang tahun Republik Indonesia gitu kan, yuk lah kita bikin Red Velvet cantik ini, namun dengan bahan yang ekonomis.


Sejarah Red Velvet

Konon, saat jaman perang dunia kedua, para pastry chef yang memasak untuk tentara Amerika mengalami kesulitan menemukan bahan-bahan kue, termasuk salah satunya adalah pewarna. Nah kebetulan, saat itu sedang berlimpah buah bit, para chef pun berinisiatif untuk membuat cake dengan menggunakan pewarna merah dari buah bit tersebut. Si kue merah buah bit itu pun cukup populer di kalangan tentara Amerika saat itu.

Kue berwarna merah dengan lapisan krim berwarna putih ini kembali populer dan mendunia pada tahun 1989 saat kemunculannya di sebuah film Steel Magnolias, di mana diceritakan tentang pengantin pria yang membawakan red velvet cake ini untuk pengantin wanitanya. Sehingga, red velvet dipandang sebagai kue romantis dan elegan.

Sampai saat ini, belum benar-benar diketahui sejarah asal-muasal yang sebenarnya. Namun, banyak artikel yang melansir bahwa resep kue merah ini sudah ada sejak akhir tahun 1800-an. Awalnya kue ini hanya bernama Red Cake, namun dikarenakan teksturnya yang lembut dan empuk dengan penampakan seperti beludru, nama Velvet pun kemudian ditambahkan dan menjadi Red Velvet cake.

red velvet minuman

Pewarna untuk Red Velvet Cake

Pewarna yang digunakan dalam red velvet cake sebenarnya adalah buah bit, namun, penggunaan buah bit untuk mengambil sari dan warnanya yang dirasa cukup menyulitkan sehingga membuat resep ini akhirnya berevolusi menggunakan pewarna merah makanan yang sudah tinggal tuang saja. 

Saya pun, kalau disuruh menggunakan buah bit asli bakal riweuh, bukan hanya mengolahnya yang bakalan semrawut, nyarinya belinya di daerah saya agak susah. Dan kalaupun ada, harganya lumayan mahal.

Sayangnya, bolak-balik saya membuka resep-resep yang berseliweran, rerata menggunakan dosis pewarna yang nggak tanggung-tanggung. Sebotol men! Yaelah, ini mau makan cake apa makan pewarna? Baru baca resepnya saja sudah getir membayangkan menenggak sebotol pewarna makanan, wkwkwk.

Akhirnya saya pun memutuskan menggunakan pasta Red Velvet aja. Warna merahnya lebih pekat sehingga penggunaannya tidak perlu sampai sebotol. Ya walaupun mungkin kandungannya bakalan sama saja dengan sebotol pewarna kali ya, hehe. Tapi, kalau nuangin sebotol pewarna itu kok ya masih horor gitu lho rasanya.

Resep asli yang saya contek menggunakan takaran cup ya, tapi disini sudah saya konversikan menjadi gram biar lebih gampang aja, hehehe.


Classic Red Velvet Cake Recipe

Source: bettycrocker.com (little edited by me)

Bahan:

  • 350 ml minyak sayur
  • 250 ml Buttermilk *bisa menggunakan buttermilk subsitusi alias KW (resep di bawah) atau diganti dengan Yogurt plain
  • 2 butir telur
  • 1 sdt vanilla extract
  • 1/2 sdt Baking soda
  • 1 sdt garam
  • 300 gram gula pasir
  • 1 sdt coklat bubuk
  • 330 gram Tepung terigu serbaguna
  • 1 sdm pasta Red Velvet (resep asli menggunakan pewarna merah 1 oz atau sekitar 30 ml

Cara Membuat:

  1. Panaskan oven 200°C. Siapkan dan olesi 3 loyang ukuran 22 cm / 9 inch dengan margarin dan tepung terigu. Tujuannya agar cake mudah dikeluarkan saat matang nanti.
  2. Kocok minyak, buttermilk, telur, vanilla, baking soda, dan garam sampai rata. Boleh menggunakan mixer dengan speed sedang, atau bisa juga menggunakan whisker. 
  3. Masukkan gula dan aduk rata lagi hingga gula hancur.
  4. Tuang pasta, coklat bubuk dan tepung sambil diayak agar mudah larut, aduk rata.
  5. Bagi adonan jadi 3 dan tuang ke loyang masing-masing. Hentakkan untuk membuang gelembung udaranya. Fungsinya agar cake tidak bolong-bolong saat dipotong nantinya, jadi lebih cakep.
  6. Oven selama 15 menit atau hingga matang. Jika mau dibikin utuh tebal, oven dengan suhu sedang sekitar 35-45 menitan atau menyesuaikan oven masing-masing.
  7. Dinginkan cake dan siap di frosting. Caranya dengan melapisi setiap lapisan cake dengan cheese frosting lalu ditumpuk (seperti lapis Surabaya). Olesi bagian luar cake dengan cheese frosting juga, lalu taburi dengan remahan cake. Remahan ini bisa diambil dengan mengikis bagian atas cake yang menggunduk (sebelum ditumpuk).


Resep Buttermilk Homemade (KW):

Bahan:

  • 250 ml susu cair full cream
  • 1 sdt cuka atau 1 sdm air jeruk nipis

Cara membuat: 

  • Campur susu cair dan cuka atau air jeruk nipis kemudian aduk rata. Diamkan 10 -hingga 30 menit. Nanti susu akan mengental. Buttermilk KW siap digunakan.


Resep Simple Cheese untuk Frosting

Bahan:

  • 200 ml susu cair full cream
  • 1/4 cup tepung terigu serbaguna (maaf saya lupa mengonversi ke gram, ini saya menggunakan cup measurements). Just FYI, 1 cup = 130 gram.
  • 3 sdm Cream Cheese Homemade or cheese spread
  • 5 sdm munjung Simple Buttercream (bisa membuat sendiri atau membeli yang sudah jadi di toko bahan kue)

Cara Membuat:

  1. Campur tepung terigu dan susu cair, aduk rata jangan sampai ada tepung yang masih menggumpal. 
  2. Masak dengan api kecil sambil diaduk menggunakan spatula atau whisker hingga menjadi adonan bubur/pasta. Dinginkan.
  3. Mixer adonan bubur tepung dan susu tersebut hingga halus, masukan creame cheese/cheese spread dan Buttercream kemudian mixer hingga tercampur rata dan fluffy.

Frosting siap digunakan.

resep red velvet cake harvest

Gimana, ribet ya? Hehe.

Untuk ukuran bahan yang serba KW, karena kita maunya yang ekonomis yakan, rasa cake ini sudah lebih dari enak. Menurut saya. Dan bahkan saya bolak-balik nambah karena tekstur lembut cake-nya itu bener-bener lumer di mulut. Manis yang berpadu dengan manis gurih dari cheese frosting-nya itu suwer, ini beneran patut kalian coba.

Oiya, selain dibuat classic red velvet cake. Resep ini juga bisa temen-temen gunakan untuk membuat Red Velvet Jar. Atau jika lebih suka dengan tampilan cup cake, temen-temen juga bisa menggunakan cetakan cup cake.

Well, sekian resep Red Velvet Cake Ekonomis Rasa Bakery Super Moist. Jangan lupa jaga kesehatan, tetap patuhi prokes, dan Merdeka!



안녕!

Next Post Previous Post
1 Comments
  • Nyi Penengah
    Nyi Penengah 20 Agustus, 2021

    Red Velvet ini enak banget ya Mba. Kalo bikin sendiri nyerah hiks. Aku belom punya open juga di rumah. Kalau masak lauk pauk aku bisalah, kalau cake begini belum belajar. Keliatannya gampang pas praktik pasti ntar ada rasa paniknya 😁

Add Comment
comment url